Archive for the 'Samudra Hikmah' Category

Mubarak dahulunya adalah budak, lalu dimerdekakan karena keluhuran budi pekertinya dan kejujurannya. Setelah merdeka dia bekerja pada seorang yang kaya raya yang memiliki kebun delima yang cukup luas.

Suatu hari pemilik kebun itu memanggilnya dan memintanya untuk memetikkan buah delima yang manis dan masak. Tetapi ketika delima yang dipetik mubarak tersebut dimakan, ternyata masam dan belum masak. Pemilik kebun marah dan heran, bagaimana mungkin bertahun-tahun menjadi penunggu kebun delima, Mubarak tidak bisa membedakan buah delima yang manis dan yang masam?

Dipanggilnya Mubarak dan disampaikanlah keherananya tersebut. Apa jawaban Mubarak? “ Maaf Tuan saya belum pernah makan buah delima, bagaimana mungkin saya tahu mana yang manis dan mana yang masam?”

“Demi Allah Tuan, saya tidak pernah mencicipi satu butir buah delimapun. Bukankah anda hanya memerintahkan kepada saya untuk menjaganya dan tidak memberi izin pada saya untuk mencicipinya Selama ini saya menjaga agar perut ini tidak dimasuki makanan yang syubhat apalagi haram. Bagi saya karena tidak ada izin yang jelas dari Tuan, maka saya tidak boleh memakannya, sekalipun buah delima itu sudah jatuh ke tanah”

Pemilik kebun tidak percaya begitu saja ucapan Mubarak. Ketika ditanyakan kepada tetangga dan teman-teman Mubarak, mereka semua mengatakan bahwa Mubarak adalah orang yang Jujur dan jika itu yang dikatakan Mubarak maka benar adanya.

Terkesan dan tersentuh hatinya dengan kejujuran Mubarak, maka pemilik kebun kemudian menikahkan Mubarak dengan putri tunggalnya yang shalehah dan cerdas. Dia tidak memilih mubarak karena nasab dan keturunanya, tidak juga karena keinahan fisiknya, tetapi karena IMAN dan TAQWAnya.

Dari pernikahan itu lahirlah “Imam Abdullah bin Mubarak” atu “Ibnu Mubarak” seorang ulama yang sangat terkenal, ahli hadits, ahli zuhud yang kedalaman ilmu dan ketakwaannya diakui banyak ulama di jamannya.

Apapun pilihan profesi kita, KEJUJURAN adalah sifat yang harus kita miliki. Demikian pula jika anda memutuskan untuk menjalankan bisnis Online atau bisnis yang lainnya.

Akhlak yang terpuji akan mengangkat derajat seseorang dimata Manusia maupun dimata ALLAH. Dan akan mendatangkan HASIL yang berkah dan bermanfaat Dunia dan Akhirat.



Aku jauh..Engkau jauh..

Aku dekat, Engkau dekat…

Barangkali sebagian sahabat mengenali penggalan syair dari lagu berjudul “Tuhan” yang diciptakan dan dipopulerkan oleh Bimbo tersebut diatas? Demikianlah Allah. Jika kita dekat maka Allah pun dekat, demikian pula sebaliknya. Allah mengikuti persangkaan hambaNya. Disitulah pentingnya bersangka baik pada Allah.

Sebuah pengalaman pribadi ingin saya bagikan disini.

Beberapa hari lalu, saya ikutan mamang -yang bantu-bantu di rumah mengurus kebun-menguras kolam yang berisi Ikan Koi peliharaan kami. Biasanya sih nggak pernah ikutan. Kali ini saya ingin ikut terjun langsung karena ingin memisahkan anak-anak Koi yang baru ‘lahir’ dari Koi dewasa lainnya. Bagi saya yang tidak punya niatan mengembangbiakkan koi peliharaan kami itu, keberadaan koi-koi kecil itu sungguh menakjubkan. jumlahnya lumayan banyak dan lucu lagi! Saya, yang tadinya cuma secara rutin memberi makan 2 kali sehari, kini jadi “ekstra care” saya nggak mau anak-anak Koi yang imut itu tersedot aliran air buangan dari kolam dan raib.

Jadilah saya dengan teliti memisahkan satu-persatu koi kecil itu sehingga terkumpul di sebuah ember besar. Setelah itu baru giliran Koi yang besar diungsikan ke ember besar kedua. Setelah kolam siap diisi air bersih, tiba-tiba mematahkan kran air patah, sehingga selang tak bisa tersmabung. Akibatnya, beberapa saat lamanya supply air bersih untuk mengisi kolam jadi terhambat. Sayapun jadi cemas, khawatir koi2 itu mati kekurangan oksigen.

Dalam proses memindahkan kembali ikan-ikan ke dalam kolam yang bersih, satu ikan Koi terbesar melompat dari kolam atas ke kolam bawah yang airnya masih terlalu sedikit, lalu tiba-tiba berenang dalam posisi miring. Wah! saya cemas banget! “jangan-jangan Koi ku ini mau mati, nggak tahan kekurangan oksigen..” Saya kembalikan lagi ke kolam atas.. kok masih miring terus dan nggak mau berenang…?! Saya makin cemas, khawatir dia akan mati, seperti saudaranya (atau temannya ..?) yang beberapa hari lalu melompat keluar dari kolam ke halaman rumput, dan ketika diketemukan pagi harinya sudah mati..Aduh sedih banget waktu tahu itu. Nah, untuk yang satunya ini, saya nggak mau hal itu terulang lagi. Gimana nggak sedih koi itu sudah kami pelihara selama satu setengah tahun dan sudah cukup besar.

Otak langsung cari akal, gimana ya cara menolongnya…? Saya semprot terus dengan air dari selang, dengan harapan akan ada cukup oksigen untuk memulihkan kondisinya. Beberapa waktu berlalu dan belum nampak hasilnya. Saya makin cemas dan nggak tahu lagi mesti berbuat apa. Lalu..saya ingat pada Allah, sambil terus menyemprot dengan selang saya terus menerus berdoa :

Ya Allah..Engkau Maha menghidupkan dan mematikan. Engkau yang berkuasa atas segala sesuatu..Tolong selamatkan Ikanku yang sudah besar ini..jangan biarkan dia mati Ya Allah….” .

Tak terlihat perubahan. Dalam keadaan pasrah, saya angkat ikan itu menggunakan jaring sambil mempersiapkan hati, jika memang dia tidak bisa diselamatkan lagi. :cry:

Tapi…Alhamdulillah…saya merasa surprise banget sambil tak putus mengucap syukur..tiba-tiba di dalam jaring itu, mulut si Ikan megap-megap seperti berusaha bernafas! Langsung saja cepat-cepat saya letakkan di kolam bawah yang saat itu sudah cukup penuh berisi air bersih. Betul-betul pengalaman yang memperkaya batin saya, yang makin memperkokoh keyakinan saya bahwa Allah itu Maha Kuasa menghidupkan dan mematikan, Allah itu dekat dan mendengar doa kita….

Oleh karena itu sahabat jika suatu ketika sahabat berada dalam keadaan upaya maksimal telah dilakukan, tiada daya lagi bisa kita lakukan, INGATLAH ALLAH! Masih ada’ kekuatan lain di luar kita‘, yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tetaplah berharap yang terbaik dan pasrahkan pada Allah akan hasilnya.

Demikian pula dalam Berbisnis dan Belajar, saat kita menemui kesulitan, bersabarlah,tetap berusaha dan minta tolonglah pada Allah. Saat diberi kemudahan dan kecukupan, bersyukurlah.

Dalam segala segi kehidupan kita ingatlah akan aturan main yang telah ditetapkanNya, patuhilah. PerintahNya kerjakanlah,LaranganNya, jauhilah.

Insya Allah kita akan selamat Dunia dan Akhirat. :wink: