Jan

28

Anne Ahira namanya. Di dunia online, ia terkenal sebagai internet marketer sukses kelas dunia. Dia adalah salah satu pengarang buku “30 Days To Internet Marketing Success“. Buku ini ditulis oleh 60 orang pengarang yang merupakan internet marketer pilihan dari berbagai belahan dunia - terkenal sebagai buku internet marketing terbaik sepanjang tahun 2003. Omzet penjualan buku ini mencapai lebih dari 340.000 dollar AS hanya dalam kurun waktu kurang dari empat bulan.

Ahira juga pernah diwawancara oleh Advance Vision Marketing America mengenai “Internet Marketing Prophecies”. Perusahaan ini hanya memilih delapan orang internet marketer terbaik dari seluruh dunia. Ahira adalah satu-satunya wakil dari kawasan Asia Pasifik dan satu-satunya perempuan (muslimah) yang dipilih untuk wawancara ini. Hasil wawancara ini kemudian dijual Advance Vision Marketing America seharga 97 dollar AS per kopi.

Anne Ahira, Gadis Kampung yang mendunia.

Usianya masih belia, Siapa yang menyangka kalau penghasilannya puluhan ribu dollar AS? Perempuan yang selalu mengaku ‘orang kampung’ ini memilih bekerja dari rumahnya di pinggiran kota Bandung dan mengembangkan bisnis berskala internasional berbasis internet marketing.

Selain memperoleh penghasilan besar, Hira tetap bisa pergi ke mana saja dan kapan saja. Ia masih punya banyak waktu untuk bermain kapan saja, belanja, menonton di bioskop, makan di kafe atau restoran di Bandung bersama teman atau keluarga, termasuk bermain di Time Zone. Semua itu bisa dilakukan karena dia tak perlu terikat jam kantor, yang penting bisa mengakses internet. Meski ia tidur, komputernya sudah jadi seperti mesin pencetak uang.

Kisah gadis lulusan Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari Bandung ini memberi inspirasi bagi banyak orang, tidak sedikit yang ingin mengikuti jejaknya. Ahira bukanlah pewaris usaha seorang konglomerat atau berkantor di sebuah perusahaan besar di gedung-gedung pencakar langit. Ia juga bukan lulusan sekolah bisnis di luar negeri. Yang ia kerjakan hanyalah menjalankan internet marketing lewat sebuah komputer dalam rumahnya di Banjaran, Kabupaten Bandung.

Keberhasilannya meraup ribuan dollar tidaklah datang begitu saja. Ia mempelajari bisnis internet marketing secara autodidak, melalui proses trial and error yang cukup melelahkan dan menghabiskan banyak biaya yang diperoleh dari honornya mengajar bahasa Inggris ketika masih menjadi mahasiswa STBA di Bandung.

Hira sebenarnya bercita-cita melanjutkan sekolah di Jerman, tetapi karena keterbatasan orang tuanya, cita-cita itu menjadi sulit diraih. Ia kemudian bersekolah di Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) di Bandung dan lulus dengan predikat cum laude dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Sejak kuliah tingkat satu, Hira mengajar paruh waktu dan sering dikontrak oleh perusahaan-perusahaan tekstil, untuk mengajar bahasa Indonesia bagi pegawai asing mereka. Ia juga mengajar anak-anak pegawai tersebut yang belajar di International School. Ia mengajar matematika, science, drawings, juga bahasa Inggris untuk orang Indonesia. Setiap mengajar, saat itu ia dibayar antara Rp 75.000 sampai Rp 150.000 per jam. Untuk ukuran mahasiswa cukup besar dan setiap bulan ia bisa menghasilkan 1.000 dollar AS. Sebelum mengajar, ia juga pernah menjadi cleaning service, bahkan pernah menjual buku cerita untuk anak.

Perkenalan Pertama dengan Internet
Pada saat kuliah ia sempat berpikir, mungkin mengajar adalah jalan hidupnya. Tapi dalam hati ia sering mengatakan bahwa sebenarnya otaknya bisa digunakan lebih dari sekadar mengajar. Hingga pada suatu hari, kakak iparnya bercerita tentang seorang anak laki-laki berusia 17 tahun yang mendapatkan ribuan dollar AS dari internet. Mendengar cerita tersebut, timbul pertanyaan dalam diri Hira, bagaimana mungkin seorang anak berusia 17 tahun bisa mendapatkan ribuan dollar AS dari internet?

Esoknya ia langsung pergi ke warnet untuk pertama kalinya dan mencari tahu bagaimana cara membuat uang di internet. Saat itu, surat elektronik (e-mail) pun Hira sama sekali tidak tahu. Tetapi cerita kakak iparnya itu, membuatnya bertekad dalam hatinya, “Jika anak 17 tahun saja bisa, berarti saya juga bisa!”

Temannya, Didit Ahadiat, salah satu mahasiswa yang kerja paruh waktu sebagai penjaga warnet (warung internet) adalah orang pertama yang mengajarkannya bagaimana cara membuat e-mail di Hotmail. Rasa ingin tahu dan semangat belajarnya yang tinggi membangkitkan rasa percaya dirinya. Di warnet, ia tidak malu bertanya dan minta diajari cara membuat uang di internet kepada orang-orang yang ada di situ. Hampir semua teman menertawakannya dan menyebutnya sedang bermimpi.

Tekad dan keinginannya yang kuat untuk mengumpulkan uang di intenet tidak serta merta mendapat dukungan. Hampir semua orang di sekelilingnya tidak percaya pada apa yang ia kerjakan. Mereka berpikir kalau ia aneh dan gila karena mereka pikir ia hanya buang-buang uang. Padahal, baginya teka-teki belum terpecahkan dan ia tidak akan menyerah.

Terhitung sejak Desember 2001 Hira memulai perjalanannya menjadi “internet marketer”. Ia membeli berbagai informasi lewat internet, mempelajarinya sendiri tanpa guru , melalui proses trial dan error (untung Hira memiliki hobi membaca dan menguasai bahasa Inggris..).Pada tahun pertama usahanya, hasil yang diperolehnya tidak sesuai harapan. Hira mengaku dirinya menghabiskan dana kurang lebih seharga satu mobil kijang baru yang diambil dari tabungan (hasil mengajar bahasa Inggris) untuk membeli informasi yang tak terpakai.

Setelah jatuh bangun, akhirnya di tahun kedua, usaha Ahira mulai menampakkan hasil. Di pertengahan tahun kedua tersebut, penghasilannya per bulan dari internet bisa disetarakan dengan penghasilan kebanyakan orang Indonesia dalam beberapa tahun ( wow.Keren! :shock: ). Itu pun terus meningkat setiap bulan.

Masa Depan Menjanjikan
Menurut Hira, ada banyak cara untuk mendapatkan uang melalui dunia maya. Menurutnya, bisnis online sangat menjanjikan dan akan menjadi sesuatu yang justru lebih menjanjikan daripada bekerja secara offline. Sebab target market-nya dunia.

Bekerja secara offline hanya bisa mengerjakan satu atau dua pekerjaan, kecuali kalau mempunyai pegawai. Namun kalau online bisa mengerjakan 10, 30, 40 pekerjaan, dan semuanya hanya memerlukan set up satu kali tapi bisa menghasilkan terus-menerus. Bahkan dengan cara online, Hira bisa mengajar sambil tidur-tiduran

Itu sebabnya banyak internet marketer yang berpenghasilan heboh hanya dalam jarak beberapa tahun. Itu terjadi karena mereka telah mempunyai sistem marketing yang bisa berjalan sendiri dan menghasilkan uang bulan demi bulan.

Kiat Sukses
Menurut Hira, syarat minimal untuk menjadi internet marketer diantaranya harus memiliki akses ke internet, mengerti bagaimana cara mengoperasikan komputer, tetapi tak harus ahli komputer. Mengerti bahasa Inggris merupakan nilai lebih, terutama jika ingin mengembangkan bisnis berskala internasional. Mental juga harus sudah siap, tidak berpikir penghasilan ribuan dollar AS akan datang seperti sulap. Selain itu, juga harus mempunyai komitmen pada bisnis ini. Tak perlu mengerjakan bisnis ini secara full time, tetapi dapat dijadikan sebagai part time. Cukup dikerjakan paling tidak satu hingga dua jam per hari, mulai dari Senin sampai Jumat, seperti lembur saja.

Asian Brain Internet Marketing Center (tempat belajar Internet Marketing khusus untuk orang Indonesia)
Mengingat banyaknya trial and errors yang dijalani selama belajar, pada tahun 2005 Hira mendirikan sebuah sekolah internet marketing online yang ia beri nama “Asian Brain Internet Marketing Center”. Tempat pembelajaran informal mengenai strategi internet marketing.

Melalui Asian Brain Internet Marketing Center ini, Hira mengharapkan bisa membantu home industry atau industri kecil, para profesional maupun orang Indonesia pada umumnya untuk belajar mengenai internet marketing dan mengembangkan bisnis mereka lewat internet. Selain diharapkan bisa berdampak membuka lapangan pekerjaan baru, juga bisa meningkatkan devisa Indonesia. Hira juga berharap internet marketing center-nya ini bisa mengubah kesan dunia terhadap orang Indonesia, yang selama ini dianggap hanya bisa menipu /berbuat curang melalui internet.

SEMINAR AHIRA DI BERBAGAI KOTA DI INDONESIA

Salah satu bentuk komitmennya terhadap cita-citanya itu Hira menyediakan sebagian waktunya untuk menjadi pembicara dalam seminar-seminar Internet marketing yang diselenggarakan oleh murid-muridnya di Asian Brain Internet Marketing Center. Anda bisa melihat bagaimana animo orang Indonesia untuk menghadiri setiap seminarnya DISINI.

 

Hira merasa yakin internet marketing adalah bisnis berprospek cerah di abad ke-21 ini. Mengingat siapa saja bisa menjadi seorang internet marketer dengan investasi uang yang relatif lebih murah dibandingkan bisnis offline. Apalagi jika didukung dengan komitmen dan kerja keras, maka sukses besar telah menanti.

Tak mengherankan jika Hira mengungkapkan teman-temannya yang bekerja sebagai pegawai pom bensin atau pun “pizzaman” berhasil menjadi miliuner internet (dalam dollar AS) dalam kurun waktu 5-10 tahun. Tak menutup kemungkinan masa depan ini juga menjadi milik orang “kampung” seperti dirinya atau siapapun juga yang memiliki kemauan belajar dan berusaha. Cita-citanya untuk ’pensiun’ sebelum umur 30 tahun nampaknya sudah kesampaian. “Retire within years, not in decades.” Dan dia yakin banyak orang Indonesia bisa menjadi seperti dirinya, bahkan lebih. Untuk itulah Asian Brain Internet Marketing Center didirikannya, mencetak Internet Marketer kelas Dunia lainnya yang berasal dari Indonesia! Mau Ikutan ? KLIK DISINI.

DISINI anda juga bisa gabung dengan salah satu komunitas Internet Marketer Indonesia, hasil gemblengan “Asian Brain Internet Marketing Center”

Secara rutin Ahira juga membuat newsletter untuk www.TheBestAffiliate.com. Newsletter berisi tips-tips strategi internet marketing ini dibaca oleh 14.000 profesional internet marketing yang tersebar di 120 negara. Dan belum lama ini, Ahira terpilih menjadi “12 World’s Super Affiliate” tahun 2004.

Anne Ahira, benar-benar seorang Muslimah yang patut kita banggakan.

 

From the desk of :

Prima Yuniarti